Dimana kita semua perempuan memperingati kepahlawanan perempuan yang berjuang membebaskan penjajahan perempuan melalui suara-suaranya yang tertulis dalam lembaran-lembaran surat, tak banyak yang aku teladani dari Kartini karena hanya cerita sejarah yang ku dapati. Kartini kehidupanku merajuk pada keteladanan ibuku…..
Ibu yang ku gambar, ibu yang sabarnya tidak punya keterbatasan,
Ibu yang ku rasakan adalah ibu penuh kasih,
Kadang aku berpikir, banyak cobaan yang dideranya karena setan-setan
ingin begitu kuat mengodanya,
Setan-setan merasa kalah dalam mengusai ibuku, cobaan demi cobaan dalam
kehidupan dijalani dengan penuh kesabaran, hanya peraduan airmata serta
keyakinannya kepada ALLAH yang dia hidupkan.
Ibu,dari kehidupanmu tak ada yang tidak menyisakan nilai, engkau adalah
gambaran manusia sempurna didunia ini, kala anak-anakmu banyak kekurangan, kala
anak-anakmu belum bisa meneladanimu keluasan maafmu mendatangkan hikmah
kehidupan untuk kami,,,,
Aku ingin mengaku bahwa, engkau kehidupan ini, ridhoMu adalah kabulnya
Doaku pada Allah, Dunia dan semesta kami engkau yang miliki.
Ibu, ketakutan besarku aku tidak bisa melihatmu, panjang umur…panjang
umur dan panjang umur agar engkau bisa menyaksikan nasihat-nasihatmu adalah
pusaka kehidupan kami….
Anak-anakmu tak henti meminta
Ridho-ridhoMu…. Selamat Hari Kartini’s : Kartini Hidup Kami-
Komentar
Posting Komentar