Menuju pintu Samawa yang dimaksud An Nur 21 adalah melalui proses panjang dan kondisi tidak selalu stabil, angin tidak selalu sepoi-sepoi, bajak-bajak laut banyak dan yang dituntut adalah ketaqwaan pada ALLAH SWT.
Jadi keluarga yang sakinah apakah? Maka perlu ditinjau definisi keluarga daripada Kompilasi Hukum Islam merupakan ikatan lahir batin antara suami-istri berdasarkan ketuhanan yang maha esa. Iblis akan selalu mengoda pasangan suami istri sejak dalam akad nikah, dari kanan kiri depan dan belakang segala arah karena iblis tidak suka ada pasangan yang sakinah mawadah warohmah.
Bagi seorang perempuan hendak menikah tentunya merasakan kebimbingan saat memilih pasangan, mau seperti apa pasangan itu adalah analogi sederhana diucapkan oleh seorang tokoh dari pada organisasi Wanita Serikat Islam tadi pagi ketika bergabung mendengarkan seminar via zoom sangat sederhana cara memilih laki-laki dengan tidak neko-neko atau terkesan dimuka begitu sepele namun mengandung makna yang mendalam yakni :
1. Jika laki-laki itu mendengar adzan maka dia buru-buru untuk melaksanakan kwajibannya atau jika dekat dengan masjid dia akan buru-buru ke masjid.
Memaknai ke masjid, adzan dan sholad ternyata tidak sesederhana yang dilihat mata, disinilah letak ketergantuangannya pada ALLAH dalam memaknai kehidupan. Dalam mengemban amanah sebagai hamba, pemimpin maupun mahluk Allah dengan penuh tanggung jawab menjalaninya dengan tepat tanpa banyak alasan bahkan mendahulukan keinginan pribadinya.
2. Jika kamu sedang jajan dikantin, restoran atau emperan kalau dia mau membayarkan kamu, itulah letak kesalehannya. Artinya dia mampu bertanggung jawab kepada siapapun yang didepannya, merasa memiliki dan mau mengorbankan hartanya untukmu.
sesederhana itulah? pikirku.... manusia itu bersifat miyar miyur, imannya naik turun, kebaikannya bisa disetel oleh situasi, belum tahan bisikan kanan kiri nanti dikomentarin, kamu perempuan berpendidikan tinggi dan punya jabatan dipublik pilihanmu kok sederhana sekali, oh masih mending kalau dikatakan sederhana kalau dikatakan rendahan itu yang luar biasa memanaskan telingga sehingga timbul memilih gagasan pasangan yang terlihat bagus diluar namun hancur didalam, apa tah maksudnya didalam? yakni calon-calon pasangan yang banyak sekali berwacana namun rendah melakukan aktifitasnya, banyak ngumpar perkara cinta namun tidak menghormati cinta, merasa memiliki padahal belum memiliki, tahu perbuatan tidak baik namun tetap dilakukan dengan pasangan.
Ketepatan memilih pasangan awal mula kehidupan perempuan akan merasakan kemerdekaan selama menikah.
Komentar
Posting Komentar